Posted in Uncategorized on April 22, 2010 by ughan3bo

Iklan

Posted in Uncategorized on April 21, 2010 by ughan3bo

WaTaMpOnE fEsTiVaL mUsIk Se-SuLaWeSi 2008 (> <)

Posted in Uncategorized on April 20, 2010 by ughan3bo

Watampone Festival musik RoCk SE-SULAWESI 2008. Yg di sponsori penuh oleh TELKOMSEL DaN L.A light.sOuNd sIsTeM mEzZo FoRtE.BinTaNg TaMu tHe-JoKeS.                           acara ini cukup hebo dan pesertanya yg hebat2,walaupun tak sehebat di kota yg lain,tapi kami terus berusaha bisa menjadi yg terbaik.

pUnK-mEtAl (> < )

Posted in Uncategorized on April 20, 2010 by ughan3bo

(> < ).buat anak metal.tempatnya di sini,jadi kalo km merasa anak metal gabung aja…!!!! kita membangun musik indo bersama agar gak ketinggalan.

ugha-n3bo (><) TenTang ImPiAN*

Posted in Uncategorized on April 20, 2010 by ughan3bo

Kehidupan,masing2 org mempunyai kesenangan tersendiri.kalau aku emang dari dulu seneng musik,tapi sayang seribu sayang aku belum bisa menggapai cita2 yg selama ini aku impikan.semoga tuhan memberi apa yg aku inginkan.buat TEMEN2 yg udah gabung di sini,tHaNk’s All .smoga kalian bisa sukses,berjuang lah untuk merai cita2,yakin lah tuhan pasti akan selalu bersama kita.

seJarAh mUsIK iNdO

Posted in Uncategorized on April 20, 2010 by ughan3bo

Menjelang akhir era 80-an, di seluruh dunia waktu itu anak-anak muda sedang mengalami demam musik thrash metal. Sebuah perkembangan style musik metal yang lebih ekstrem lagi dibandingkan heavy metal. Band- band yang menjadi gods-nya antara lain Slayer, Metallica, Exodus, Megadeth, Kreator, Sodom, Anthrax hingga Sepultura. Kebanyakan kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang hingga Bali, scene undergroundnya pertama kali lahir dari genre musik ekstrem tersebut. Di Jakarta sendiri komunitas metal pertama kali tampil di depan publik pada awal tahun 1988. Komunitas anak metal (saat itu istilah underground belum populer) ini biasa hang out di Pid Pub, sebuah pub kecil di kawasan pertokoan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Menurut Krisna J. Sadrach, frontman Sucker Head, selain nongkrong, anak-anak yang hang out di sana oleh Tante Esther, owner Pid Pub, diberi kesempatan untuk bisa manggung di sana. Setiap malam minggu biasanya selalu ada live show dari band-band baru di Pid Pub dan kebanyakan band-band tersebut mengusung musik rock atau metal.
Kota berhawa dingin yang ditempuh sekitar tiga jam perjalanan dari Surabaya ini ternyata memiliki scene rock underground yang “panas” sejak awal dekade 90-an. Tersebutlah nama Total Suffer Community(T.S.C) yang menjadi motor penggerak bagi kebangkitan komunitas rock underground di Malang sejak awal 1995. Anggota komunitas ini terdiri dari berbagai macam musisi lintas-scene, namun dominasinya tetap
saja anak-anak metal. Konser rock underground yang pertama kali digelar di kota Malang diorganisir pula oleh komunitas ini. Acara bertajuk Parade Musik Underground tersebut digelar di Gedung Sasana Asih YPAC pada tanggal 28 Juli 1996 dengan menampilkan band-band lokal Malang seperti Bangkai (grindcore), Ritual Orchestra (black metal),Sekarat (death metal), Knuckle Head (punk/hc), Grindpeace (industrial
death metal), No Man’s Land (punk), The Babies (punk) dan juga band-band asal Surabaya, Slowdeath (grindcore) serta The Sinners (punk).

WatAmPoNe-RoCk….

Posted in Uncategorized on April 19, 2010 by ughan3bo